Posisi Anda   Hubungan Investor  >   Tata Kelola   >   Komite Pemantau Risiko

logo
Komite Pemantau Risiko
 

Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan khususnya untuk hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan manajemen risiko.

Dasar Hukum Pembentukan

Pasal 11 Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 tanggal 7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.

Piagam Komite Pemantau Risiko

Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Komite Pemantau Risiko didasarkan kepada Piagam Komite Pemantau Risiko yang diterbitkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. KEP.B.001-KOM/02/2016 tanggal 10 Februari 2016. Piagam Komite Pemantau Risiko ditetapkan oleh Dewan Komisaris sebagai panduan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara transparan, kompeten, objektif dan independen sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan diterima oleh semua pihak yang berkepentingan.

Piagam Komite Pemantau Risiko mengatur hal-hal yang meliputi Latar Belakang, Maksud dan Tujuan, Ruang Lingkup, Dasar Hukum, Organisasi, Etika Kerja, Tugas, Wewenang, Kewajiban dan Tanggung Jawab, Waktu Kerja/Kehadiran, Pembagian Kerja, Rapat dan Pengambilan Keputusan, Laporan, Remunerasi, Pendalaman Pengetahuan, Korespondensi, Perjalanan Dinas, Cuti dan Program Kerja.

Struktur Keanggotaan dan Kriteria

  1. Struktur dan Keanggotaan:
    Anggota Komite Pemantau Risiko paling kurang terdiri dari:
    1. Seorang Komisaris Independen;
    2. Seorang pihak independen yang memiliki keahlian di bidang perbankan syariah; dan
    3. Seorang pihak independen yang memiliki keahlian di bidang manajemen risiko.
  2. Persyaratan:
    1. Anggota Komite Pemantau Risiko wajib memiliki integritas dan reputasi keuangan yang baik;
    2. Komite Pemantau Risiko diketuai oleh Komisaris Independen;
    3. Anggota Direksi dilarang menjadi anggota Komite Pemantau Risiko;
    4. Mayoritas anggota Komisaris yang menjadi anggota Komite Pemantau Risiko harus merupakan Komisaris Independen.

Anggota Komite Pemantau Risiko Bank BRIsyariah diangkat berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.KEP:B.003-PDR/01-2019 tanggal 7 Januari 2019. Susunan Anggota Komite Pemantau Risiko per 7 Januari 2019 adalah sebagai berikut:

Komposisi Anggota Komite Pemantau Risiko BRIsyariah

Susunan Nama Jabatan Periode Jabatan
Ketua Hermanto Siregar Komisaris Utama (Independen) 7 Januari 2019
Anggota Fahmi Subandi Komisaris 7 Januari 2019
Anggota Ismir Kamili Pihak Independen 7 Januari 2019
Anggota Mukhamad Najib Pihak Independen 7 Januari 2019

Independensi Komite Pemantau Risiko

Komite Pemantau Risiko wajib menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional dan independen dalam bentuk opini dan rekomendasi yang objektif, independen dapat dipertanggung jawabkan dan tidak dibawah tekanan pihak manapun dalam melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap potensi risiko agar praktik Good Corporate Governance berjalan dengan baik dan sesuai prosedur.

Adapun independensi Komite mencakup:

  1. Tidak memiliki hubungan keuangan dengan Dewan Komisaris dan Direksi.
  2. Tidak memiliki hubungan kepengurusan di perusahaan, anak perusahaan, maupun perusahaan afiliasi.
  3. Tidak memiliki hubungan kepemilikan saham di Perusahaan.
  4. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi, dan/atau sesama anggota Komite Nominasi dan Remunerasi.
  5. Tidak menjabat sebagai pengurus partai politik, pejabat dan pemerintah.
 
Temukan Kami :
© Hak Cipta 2017, PT. Bank BRIsyariah, Tbk.
© Hak Cipta 2017, PT. Bank BRIsyariah, Tbk.
BRIsyariah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.